Kita tidak harus menjadi orang yang sehebat, sepintar atau sekuat pasangan kita kelak. Kita hanya harus menjadi orang yang paling tepat untuknya, memenuhi kebutuhannya , melengkapi kekurangannya. Seperti bunda Atika binti Zaid bin Amar bin Nufail, istri dari Umar bin Khattab, beliau bukanlah seorang pejuang yang sehebat dan sekuat suaminya, melainkan seorang perempuan yang sangat lembut dan dengan kelembutan hatinya , beliau dapat menenangkan jiwa sang khalifah yang gagah perkasa saat di dalam kegelisahan.
Pada umumnya semua anak Hawa cemburu terhadap anak Adam kesayangannya, hanya gejalanya saja yang tampak berbeda. Pada wanita yang emosional gejala kecemburuan lebih menonjol daripada yang ada pada wanita yang rasional. Sedangka yang tersimpan di dalam hati dan perasaan adalah sama.
- Rumah Tangga Nabi Muhammad saw karya H.M.H. Al-HamidAl-Husaini-
*jadi, emosional atau rasional ya?*
Ketika Adam hendak diturunkan ke bumi bersama istrinya, Hawa, beliau memohon kapda Allah supaya diizinkan memperoleh syafaat dari Muhammad Rasulullah. Saat itu Allah bertanya darimanaAdam mengetahui atau mengenal Muhammad yang belum diciptakanNya sebagai manusia. Atas pertanyaan Al-Khaliq itu, Adam alaihi salam menjawab , “Kulihat namanya termaktub di atas ‘Arsy!”
- Rumah Tangga Nabi Muhammad saw, karya H.M.H. Al-Hamid Al-Husaini -
Untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, cuma ada dua hal yang harus dilakukan :
1. Usaha = menetapkan target, berani bertindak (mengambil resiko) , mendekatkan diri kepada Allah ( doa tanpa henti, tingkatkan ibadah, dll )
2. Tawakkal sama Allah = percaya sepenuhnya sama Allah, mau dibuat harus jatuh bangun dan sakit hati berkali-kali, atau langsung dikabulkan permintaannya, percaya aja, itu semua ada hikmahnya.
Karena yang kita suka belum berarti yang terbaik untuk kita. Sedangkan Allah Yang Maha Pengasih pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita. Jadi, siapa sih yang akan merasa tidak suka dengan hal yang terbaik untuk dirinya?